RSS

Balasan kebaikan dan keburukan..

26 Sep

Setelah sekian lama tak posting di blog ini karena kerjaan yang banyak dan semangat yang mulai kendor, melalui ponsel ku mulai mencoba menulis lagi, mengingat-ingat apa yang pernah kubaca dan kudengar.

Teringat seorang ustad yang sering membawakan ceramah yang sangat enak didengar di radio rodja setiap malam ahad. Wallahu a’lam jika setelah Ramadhan jadwalnya telah berubah. Materinya disampaikan dengan bahasa lugas dan penekanan yang sangat jelas.

Yang akan kutulis disini adalah sedikit dari isi ceramahnya yang sempat aku dengar pada suatu malam ahad bahwa…Jaza’ul hasanatii, hasanatun ba’daha..

Salah satu bentuk balasan kebaikan yang kita kerjakan adalah kebaikan berikutnya. Hidayah akan ditambahkan oleh Allah karena pembenaran kita terhadap ayat-ayatNya.

Sesungguhnya kejujuran akan mengajak pelakunya kepada Al-Birr (kebaikan-kebaikan yang lain) dan kebaikan-kebaikan tersebut akan menggiring pelakunya kepada surga dan jika seseorang senantiasa berbuat jujur maka akan dicap sebagai seorang yang jujur sebagai hal ini disebutkan dalam sebuah hadits. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya kejujuran itu akan membimbing ke perbuatan birr, dan perbuatan birr akan membimbing masuk surga.” HR. Bukhari

Sebaliknya salah satu bentuk balasan sesuatu dosa adalah dosa berikutnya. Ketika orang munafik mendustakan ayat-ayat Alah maka Allah semakin menjadikannya tersesat.

Dan sesungguhnya kefajiran akan mengajak kepada kefajiran-kefajiran berikutnya dan akan menggiring pelakunya kepada neraka. Jika seseorang senantiasa berbuat fajir maka akan dicap sebagai seorang yang fajir.

Syaitan sangat sabar dalam menggoda manusia bahkan syaitan lebih sabar dari manusia. Setelah itu syaitan terkadang istirahat sejenak dalam menggoda manusia untuk mencari peluang agar manusia terjerumus kedalam lumpur kemaksiatan.

Jika hal ini terjadi segeralah bertaubat kepada Allah jangn sampai dosa-dosa tersebut menjadi titik hitam yang akan menutup hati. Karena itu hendaknya kita terus berhati-hati dan jangan berada di dekat daerah terlarang.

Wallahu a’lam..

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 26, 2011 in Nasehat

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: